Managemen Sentralisasi

MANAGEMEN IMPLEMENTASI SENTRALISASI

PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH ADIWERNA

  1. Pendahuluan

Sentralisasi adalah memusatkan Sebahagian kegiatan ( Managemen Keuangan, Manajemen Organisasi dan Keuangan serta Administrasi ) yang dilakukan oleh unit Amal Usaha menjadi dibawah pengawasan dan pengendalian Persyarikatan.

Alasan yang paling mendasar pada saat ini Pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna, untuk mengubah sistem keuangan dari desentralisasi dan menjadi sentralisasi adalah untuk mempermudah mengelola keuangan dan mengontrolnya agar lebih transparan,akurat,dan akuntabel, selain itu program ini di gulirkan untuk membantu sekolah-sekolah Muhammadiyah yang berada dibawah pimpinan cabang Muhammadiyah Adiwerna  untuk maju bersama . Dengan sistem sentralisasi keuangan Muhammadiyah Adiwerna  berharap bisa meningkatkan kesejahteraan Karyawan ( Kepala Sekolah,Guru,Staf TU,dan lainnya )  dengan harapan menjadi lebih proporsional, dan peningkatan kinerja yang lebih baik

Sesungguhnya prinsip dari manajamen sentralisasi pimpinan cabang Muhammadiyah Adiwerna adalah untuk mempermudah melakukan pengelolaan manajamen keuangan dan manajemen sumber daya Manusia agar terkelola dengan profesional dan bernilai ibadah. Manajamen sentralisasi yang dilakukan oleh pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna dilakukan pada hal-hal berikut ini :

1. Sentralisasi Manajamen Organisasi
2. Sentralisasi Manajemen Sumber Daya Manusia
3. Sentralisasi Keuangan dan Administrasi

Ketiga ini hal tersebut menjadi fokus utama yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna, karena Pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna mempunyai keyakinan sebuah organisasi yang maju harus dimulai dari manajamen organisasi yang baik, Sumber daya Manusia yang berkualitas, dan Keuangan serta Administrasi yang rapi dan transparan. Ketiga hal tersebut sangat penting bagi kelangsungan amal usaha Muhammadiyah, sehingga da’wah ini akan terus bisa dilakukan. Sentralisasi Manajamen Organisasi Dalam menjalankan organisasinya pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna melaksanakan kebijakan sentralisasi manajamen organisasi yaitu seluruh kebijakan dan keputusan yang tertinggi ada ditangan pimpinana Cabang Muhammadiyah Adiwerna.

Selain itu pimpinan cabang Muhammadiyah Adiwerna juga sebagai pimpinan tertinggi memilki hak untuk melakukan kebijakan-kebijakan pada amal usaha yang dimilkinya, seperti menentukan pejabat-pejabat yang ada pada sekolah atau amal usaha yang dimilki oleh pimpinan cabang Muhammadiyah Adiwerna. Hal ini dilakukan agar amal usaha yang dimilki pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna melakukan kebijakan-kebijakannya sesuai yang sudah ditentukan oleh Muhammadiyah sehingga tidak berjalan masing-masing sesuai dengan sekolahnya. Namun walaupun sentralisasi manajamen ini dilakukan sekolah-sekolah serta amal usaha tetap mempunyai otonomi dalam melakukan pengembangan dan kebijakannya masing-masing, asalkan sesuai dengan aturan – aturan yang telah ditentukan. Sekolah dan amal usaha bisa melakukan inovasi dan terobosan untuk memajukan serta mengembangkan sekolah dan amal usahanya.

  1. Sentralisasi Keuangan Muhammadiyah Adiwerna

Sentralisasi yang dilakukan pimpinan cabang Muhammadiyah Adiwerna dalam keuangan memang belum sempurna sehingga menjadi dasar utama untuk dilakukan sentralisasi, pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna berusaha untuk melakukannya dengan profesional dengan didukung oleh para tenaga yang ahli dibidangnya. Kebijakan yang dilakukan pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna dalam menjalan organisasinya terus melakukan penyempurnaan, demi untuk terwujudnya muhammadiyah Adiwerna yang memilki manajamen organisasi yang baik. Oleh sebab itu pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna  juga membekali para tenaga profesionalnya dengan pelatihan-pelatihan dan belajar pada Daerah lain yang telah berhasil menjalankan program sentralisasi keuangan dalam hal ini adalah PCM Cileungsi yang medukung agar kinerja menjadi lebih baik. Sentralisasi keuangan dilakukan secara tersentral yang berada di Bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna, hal ini dilakukan agar mudah dilakukan pengontrolan dalam penggunaan dana sekolah dan amal usaha lainnya.

Selain itu Penyusunan Anggaran dalam sebuah organisasi merupakan bagian terpenting, karena ini menentukan arah dan penggunaan dana selama satu tahun anggaran tersebut dibuat. Dalam penyusunan Anggaran pimpinan Cabang Muhammadiyah Adiwerna membuat Panitia Penyusunan Anggaran. Dalam penyusunanan Anggaran tersebut terbagi kedalam dua kelompok yaitu Rancangan Anggaran Pendapatan belanja sekolah (RAPBS) dan Rancangan anggaran pendapatan belanja Muhammadiyah (RAPBM). Pembentukan panitia Anggaran tujuanya adalah untuk memudahkan dalam proses pembahasan penyusunan Anggaran sesuai dengan bidangnya masing-masing. Panitia yang telah dibentuk kemudian melakukan rapat kelompok dengan majelisnya masing-masing yang dipimpin oleh wakil ketua PCM yang membawahi majelis-majelisnya. Selama kurang lebih  1 Bulan  dengan masing-masing kelompok panitia penyusunan Anggaran harus bisa mengodok dan meyelesaikan pembahasan penyusunan anggaran tersebut. Selanjutnya setelah penyusunan anggaran dilakukan secara bersama-sama untuk membahas keseluruhan Anggaran yang selanjutnya diambil kesepakatan untuk dijadikan Anggaran belanja Pimpinana Cabang Muhammadiyah Adiwerna (APBM).

  1. Dasar :    
  2. Program Unggulan hasil Musyawarah Cabang Muhammadiyah Adiwerna periode muktamat ke-47
  3. Surat Keputusan PCM Adiwerna No. 037/KEP/IV.O/D/2018 tertanggal 23 Oktober 2018 tentang Penetapan Sistem Sentralisasi Keuangan dan Managemen di Cabang Muhammadiyah Adiwerna.
  4. Maksud dan Tujuan :  
  5. Memudahkan kontrol  dan pengawasan dalam pengelolaan keuangan
  6. Peningkatan kualitas SDM yang tersentral sistematis dan efektif efisien
  7. Meningkatkan kesejahteraan Guru & Karyawan dalam pemeratan Pendapatan dengan subsidi silang
  8. Membiayai segala kegiatan Persyarikatan
  9. Membuka unit Usaha baru dan pengembangan AUM
  10. Meningkatkan Performence Keuangan Persyarikatan kepada Pihak ketiga / Perbankan
  • Langkah Sentralisasi Bidang Managemen Organisasi
  • Memberikan Pemahaman kepada AUM Bahwa :
  • Muhammadiyah adalah Pemilik AUM
  • Majelis adalah penyelenggara
  • Sekolah / AUM adalah pelaksana
  • PCM Adiwerna sebagai pemilik amal usaha berkewajiban :
  • Menentukan target yang harus dicapai
  • Membuat standar operasional Prosedur ( SOP )
  • Menentukan / Membuat kebijakan
  • Majelis sebagai penyelenggara berkewajiban
  • Melaksanakan apa yang ditargetkan PCM
  • Memonitor dan mengevaluasi apa yang dilaksanakan secara kontinyu dan terus menerus.

 

  • ALUR TRANSAKSI KEUANGAN DENGAN SISTEM SENTRALISASI DENGAN APLIKASI

Dalam menjalankan sistem sentralisasi ini PCM Adiwerna menggunakan aplikasi 

                  1. Assisten Keuangan Sekolah

                  2. Accurate Accounting

Dalam pelaksanaannya dikelola oleh tim pelaksana yang terdiri dari :

  1. Manager Keuangan
  2. Staf Accounting
  3. Kasir

Yang masing – masing mempunyai tugas dan peranannya :

  1. Manager Keuangan

Tugas Utama dari seorang manager keuangan adalah mengatur Pengeluaran keuangan PCM berdasarkan Pengajuan dari masing – masing unit  baik dari AUM atau Ortom yang telah sesuai dengan RAPBS dan RAPBM dan telah disetujui oleh Pimpinan juga mengontrol kerja dari staf Accounting dan Kasir. 

  • Staf Accounting
  • Menerima rekap penerimaan & Pengeluaran dari AUM ( Staf TU )
  • Mengerjakan input data rekap peneriman dan pengeluaran harian ke sistem accurate accounting
  • Penyesuian kas Harian,buku Bank,dan sebagianya
  • Membuat laporan Neraca Cabang
  • Membuat laporan Pinjaman Cabang
  • Membuat Laporan pendapatan ZIS
  • Kasir
  • Menerima setoran Pendapatan AUM yang diterima oleh staf TU
  • Membuat laporan transaksi pendapatan dan pengeluaran setiap hari di buku Besar
  • Mengeluarkan Kas Berdasarkan Pengajuan dari seluruh AUM yang sudah di ACC Pimpinan
  • Menyimpan dana yang terkumpul kemudian menyetorkan pada Lembaga Perbankan yang ditunjuk.
  • Tugas staf TU AUM dibantu staf dari BTM Artha Surya
  • Menginput data siswa ke aplikasi asisten Keuangan Sekolah
  • Membuat pos – pos penerimaan yang terkait ke aplikasi
  • Membuat daftar jenis pembayaran siswa
  • Membuat Pos – Pos Pengeluaran
  • Menyerahkan daftar Gaji seluruh Kepsek,Guru  dan Staf Karyawan
  • Menginput Pembayaran Siswa sebagai penerimaan harian
  • Mencetak laporan harian penerimaan per tanggal
  • Mencetak detail transaksi harian
  • Membuat transaksi pengeluaran keuangan
  • Mencetak laporan pengeluaran keuangan
  • Melakukan sms Gateway ke pada orangtua siswa
  • Menyetorkan uang yang diterima beserta laporan detail transaksi, laporan rekap penerimaan, laporan rekap pengeluaran, berita acara penerimaan uang, kwitansi transasksi pembayaran

 

Traffic at a Glance

Tampilan Halaman 146

Days in Range 30

Average Daily Pageviews 5

Dari Hasil Pencarian 115

IP yang unik 111

30 menit terakhir 0

Hari ini 4

Kemarin 9